Image
December 26, 2017 0 pts 1012

Demi Mengobati Sang Ibu, Anak Kecil Ini Menjadi Pemulung, Baca Selengkapnya

Tidak semua orang di dunia ini bisa mendapatkan keberuntungan berupa kasih sayang seorang ibu. Begitu pula dengan Wang Zheng, bocah berusia 12 tahun yang ditinggalkan ibu kandungnya saat berusia dua tahun. Selang beberapa waktu, ayahnya mengalami kecelakaan hingga menjadi cacat.

Namun Tuhan memang selalu punya rencana baik bagi umat-Nya. Tak beberapa lama, seorang wanita bernama Liang Ying Chun datang dalam kehidupan keluarga Wang Zheng dan kemudian menjadi ibu tirinya. Wang Zheng pun akhirnya bisa merasakan kasih sayang seorang ibu. Namun sayangnya kebahagiaan itu hanya sekejap saja.

Hutang besar dan sakit sang ibu tiri

Selang beberapa waktu sejak Wang Zheng kembali mendapatkan kasih sayang seorang ibu, kabar duka menghampiri. Neneknya meninggal dunia dan meninggalkan hutang dalam jumlah besar. Tidak hanya itu, Tuhan juga menurunkan cobaan kepada ibu tiri Wang Zheng. Sang ibu tiri yang berasal dari daerah Nanyang, Henan, China ini didiagnosa terkena leukemia limfoblastik akut. Akibatnya, Liang hanya bisa pasrah terbaring di rumah sakit.

Dokter mengatakan bahwa Liang bisa meninggal dunia jika tak segera diobati. Mengetahui hal itu, Wang Zheng dan ayahnya sempat kebingungan. Sebagai keluarga miskin, pengobatan yang harus dijalani oleh Liang tentu tidak murah. Meski begitu, Wang Zheng bertekad bahwa ibu tirinya itu harus sembuh, dan untuk itu ia rela melakukan apa saja demi mendapatkan biaya pengobatan tersebut.

Menjadi pemulung

Dengan tekad sekuat baja, bocah 12 tahun itu pun bekerja mengumpulkan sampah bahan daur ulang untuk dijual. Uang itu selain untuk biaya pengobatan juga digunakan untuk biaya hidup sehari-hari. Tak hanya itu, ia dan ayahnya juga senantiasa bergantian menjaga Liang di rumah sakit, termasuk menyuapinya saat makan dan membersihkan tubuhnya.

Wang Zheng dan ayahnya memang amat mencintai Liang. Menurut Wang, sang ibu tiri telah memperlakukan mereka dengan sangat baik semasa sehatnya. Wang juga tahu persis bahwa ibu tirinya itu menyayanginya layaknya anak kandung. Oleh karena itulah Wang menaruh harapan besar untuk kesembuhan ibu tiri terkasihnya itu.

Kehidupan yang dijalani Wang dan ayahnya mungkin memang berat, namun Wang tetap tabah menjalaninya dan tidak menyalahkan keadaan. Baginya, melanjutkan hidup demi melihat orang-orang tercinta bahagia adalah kebahagiaan yang sesungguhnya.


Penulis : Staff Trendezia

Pengakuan Wirda Mansur Tentang Hafalannya

December 26, 2017

Belum lama ini Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya (KIBAR) Colchester m [..]

Mengungkap Sisi lain Tugas Polisi

December 26, 2017

Polisi tak hanya bertugas mengatur lalu lintas atau menyelesaikan kasus krimi [..]

Sumpah Pemuda dan Spirit Persatuan

December 26, 2017

Pada Jumat, tanggal 28 Oktober 2016, adalah bertepatan dengan peringatan sump [..]


Popular posts

Product Corner

Product CornerGalaxy Note 5 dan Galaxy Note 7, Cepat Mana?

Belakangan ini samsung telah merilis produk terbarunya galaxy note 7, kabarnya generasi samsung t [..]

August 31, 2016

Product CornerDaihatsu Sigra vs Toyota Calya, Pilih Mana?

Baru baru ini , mobil multi purpose vehicle  (MPV) LCGC, Toyota Calya dan Daihatsu [..]

August 03, 2016

Product CornerToyota Sienta Versus Honda Freed: Spesifikasi dan Fitur

Baru-baru ini,  Toyota meluncurkan produk terbarunya dengan nama Toyota Sienta. Meski secara [..]

July 27, 2016

Product CornerSama Sama Murah, Xiaomi Redmi 2 atau Smartfren Andromax R2 Canggih Mana?

Ketatnya persaingan dunia bisnis smarphone dan lesunya ekonomi dunia, banyak produsen teknologi i [..]

July 09, 2016

Product CornerLenovo Rilis Smartphone 8 Inch

Tahun ini bisnis tablet di Indonesia menurun ketimbang tahun kemaren. Namun bukan berarti menyuru [..]

June 29, 2016